Cold Storage bakal dibangun di area Pasar Legi agar memudahkan pedagang mengawetkan barang dagangannya.
Melengkapi fasilitas Pasar Legi yang
merupakan pasar rakyat terbesar di Jawa Timur, Pemkab Ponorogo bakal membangun
Cold Storage untuk membantu para pedagang menyimpan dagangan mereka ditempat
itu.
“Cold Storage sangat penting kita bangun agar para pedagang daging sapi, daging ayam, sayuran dan lainnya bisa menyimpan dagangannya. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Ponorogo menganggarkan 5 Miliar untuk membangun Cold Storage,” Terang Ipong Muchlissoni, Calon Bupati Ponorogo.
Sebelumnya menurut Ipong, Pemkab Ponorogo menganggarkan 10 Miliar untuk melengkapi Pasar Legi. “5 Miliar untuk Genset dan 5 Miliar untuk Cold Storage, namun setelah kita pikir ulang, Genset kita cancel karena kebutuhan listrik sudah terpenuhi dan cukup stabil, jarang mati lampu,”tandas Ipong.
Dengan dibangunnya Cold Storage itu, Ipong
berharap pedagang dapat terbantu dalam mengawetkan dagangannya. “Pembangunan
Cold Storage melengkapi fasilitas yang telah ada seperti lahan parkir yang
dikelola secara modern dan rapi, lift untuk naik turun, Masjid berkapasitas
besar untuk kegiatan keagamaan, bangunan modern yang bersih dan ramah
lingkungan dan lainnya, sehingga kalau jadi, pasar legi bakal menjadi pusat
perekonomian masyarakat di Ponorogo dan sekitarnya,”ujar Ipong Muchlissoni.
Yang terpenting, sebelum dihibahkan ke Pemkab Ponorogo, bangunan pasar legi menjadi milik Pemerintah Pusat. “Setelah dihibahkan akan dikelola dengan baik oleh Pemkab Ponorogo untuk para pedagang dan masyarakat Ponorogo.”Pungkas Ipong Muchlissoni. (Mar/Jan)